ILMU ARAB

Belajar Bahasa Arab untuk Pemula dan Lanjutan

80+ Kata Mutiara dalam Al Quran dan Artinya Sangat Menyentuh

Kata mutiara dalam Al quran dan artinya- Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh. Pembaca setia ilmuarab yang dirahmati Allah. Alquran merupakan kitab suci umat Muslim yang sempurna dan indah. Gaya bahasanya sangat bagus, tertata rapi, indah dan menakjubkan. Hingga bagi siapa saja yang istiqomah mempelajarinya dan berusaha memahami isi kandungannya maka sungguh ia termasuk orang yang beruntung.

Kata Mutiara dalam AlQuran dan Artinya

Di dalam Alquran terdapat banyak sekali solusi untuk berbagai masalah yang kita hadapi di dunia, seperti masalah aqidah, iman, sosial, muamalah dan lain sebagainya, Sungguh amat rugi bagi umat Muslim yang enggan dan kurang dekat dengan kitabnya sendiri. Selain adanya solusi, kandungan dalam Al Quran juga banyak kata kata bijak dan kata mutiara yang menyentuh jiwa.

Bagi siapa saja yang memahami satu persatu ayat suci Al Quran maka akan menemukan banyak sekali kata kata mutiara yang mampu mengubah hidup kita menjadi lebih baik dan mudah. Kata mutiara memang sangat handal dijadikan motivator kehidupan. Tak akan ada manusia yang stres dan bingung bila ia teguh dengan Al Quran.

Mempercayai isinya dan juga memahami maknanya maka insyaallah akan selalu mendapat ketenangan hati, jiwa dan pikiran. Karena isi ayat Al Quran adalah perkataan Allah untuk hamba hambaNya. Namun untuk pemula yang baru saja belajar Al Quran tentu tidak mudah untuk menemukan di mana letak kata mutiara yang indah itu.

Oleh sebab itu, ilmuarab.net sebelumnya juga sudah merangkum kata mutiara secara umum dalam bahasa arab. Maka di sini kami menyajikan kata mutiara dalam Al Quran yang sudah pasti berbahasa arab. Namun tenang saja, kami juga memberi artinya supaya lebih mudah dipahami.

Kata Mutiara dalam Al Quran beserta Artinya

Kata Mutiara dalam AlQuran dan Artinya

Di bawah ini ada beberapa kata mutiara atau kata kata bijak yang ada di dalam Alquran, kurang lebih terdapat 70 kata mutiara yang sangat indah dan menakjubkan. Kata mutiara yang insyaallah mampu mengubah kehidupan menjadi lebih baik, dan membuat nyaman hati serta pikiran kita. Baiklah, simak kata mutiara al quran berikut ini.

1. Jangan Tertipu dengan Dunia


فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا

Maka jangan sekali-kali membiarkan kehidupan dunia ini memperdayakan kamu. (Q.S Fatir: 5)

2. Sesudah Kesulitan ada Kemudahan


فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا . إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (Q.S Al-Insyirah: 5-6)

3. Janji Allah untuk Orang yang Bersabar adalah Benar


 فَاصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقّ

Dan bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar. (Q.S Ar-Rum: 60)

4. Kemudahan Bagi Orang yang Bertakwa


وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا

Dan barang -siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya. (Q.S At-Talaq: 4)

5. Kemurahan Allah kepada HambaNya


لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. (Al-Baqarah: 286)

6. Allah Senantiasa Mengawasi Setiap Saat


أَلَمْ يَعْلَمْ بِأَنَّ اللَّهَ يَرَىٰ

Tidakkah dia menyadari bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?. (Q.S Al-Alaq: 14)

7. Allahlah yang Memberi Rizki

وَاللَّهُ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Dan Allah Sebaik-baik Pemberi rezeki. (Q.S Al-Jumu’ah: 11)

8. Dahsyatnya Ibadah Sholat


إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar. (Q.S Al-Ankabut: 45)

9. Sholat dan Sabar Kunci Pertolongan


 وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ

Dan mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat. (Q.S Al-Baqarah: 45)

10. Allah Maha Melihat Segala Sesuatu


وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنْتُمْ  .وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (Q.S Al-Hadid: 4)

11. Allah Maha Mendengar Doa Doa HambaNya


إِنَّ رَبِّي لَسَمِيعُ الدُّعَاءِ

Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa. (Q.S Ibrahim: 39)

12. Allah Tempat Meminta Segalanya


وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

Dan katakanlah: "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan". (Q.S Thaha: 114)

13. Allah bersama Orang yang Beriman


 وَأَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُؤْمِنِينَ 

Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang beriman. (Q.S Al-Anfal: 19)

14. Allah Tidak Menyukai Orang Sombong


 إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ

Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong. (Q.S An-Nahl: 23)

15. Allah Maha Mendengar dan Melihat


 قَالَ لَا تَخَافَا ۖ إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَىٰ

Allah berfirman: "Janganlah kamu berdua khawatir, sesungguhnya Aku beserta kamu berdua, Aku mendengar dan melihat". (Q.S Thaha: 46)

16. Rahmat Allah Meliputi Segala Sesuatu


 وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْء

Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. (Q.S Al-A’raf: 156)

17. Ingatlah Allah Maha Tahu


إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا

Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (Q.S Al-Insan: 30)

18. Allah Pemilik Segalanya


أَلَا إِنَّ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ

Ingatlah, sesungguhnya kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan di bumi. (Q.S Yunus: 55)

19. Pahala Orang yang Bersabar Tidak Terbatas


 إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (Q.S Az-Zumar: 10)

20. Senantiasa Ingatlah Allah


 فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ

Ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu. (Q.S Al-Baqarah: 152)

21. Taufik dan Hidayah hanya Milik Allah


 وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ

Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. (Q.S Huud: 88)

22. Nikmat Allah Tiada Tara


 فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?. (Q.S Ar-Rahman)

23. Allahlah Pemilik Langit dan Bumi


 قُلْ مَنْ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ قُلِ اللَّهُ

Katakanlah: "Siapakah Tuhan langit dan bumi?" Jawabnya: "Allah". (Q.S Ar-Ra’d: 16)

24. Allah Tempay Kita Kembali


 إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Sesungguhnya kami milik Allah, dan kepada-Nya lah kita semua kembali. (Q.S Al-Baqarah: 156)

25. Besarnya Pahala Orang yang Berbuat Baik


 فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sekecil apapun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. (Q.S Al-Zalzalah: 7)

27. Ingatlah Allah yang Memberimu Petunjuk


 وَوَجَدَكَ ضَالًّا فَهَدَىٰ

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.(Q.S Ad-Duha: 7)

28. Ucapakan Insyaallah Ketika Berjanji


 وَلَا تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَٰلِكَ غَدًا . إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ

Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi. kecuali (dengan menyebut): "Insya Allah". (Q.S Al-Kahfi: 23-24)

29. Balaslah Keburukan dengan Kebaikan


 وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ۚ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ

Kebaikan tidak sama dengan kejahatan. Tolaklah kejahatan itu dengan cara yang lebih baik, sehingga yang memusuhimu akan seperti teman yang setia. (Q.S Fusshilat: 34)

30. Tenangkan Hati dengan Mengingat Allah


 الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Ingatlah hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenang. (Q.S Ar-Ra’d: 28)

31. Balasan bagi Orang yang Beramal Sholih


 مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik, dan sesungguhnya akan kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (Q.S An-Nahl: 97)

32. Sesungguhnya Pertolongan Allah itu Dekat


 أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ

Apakah kamu mengira akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu cobaan seperti yang dialami oleh orang-orang sebelummu? Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan, dan diguncang dengan berbagai cobaan. Sehingga Rasulullah bersama dengan orang-orang beriman berkata, “kapan pertolongan Allah datang?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat. (Q.S Al-Baqarah: 214)

33. Allah bersama Orang Orang yang Bersabar


 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (Q.S Al-Baqarah: 153)

34. Berubahlah Menjadi Lebih Baik


 إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (Q.S Ar-Ra’d: 11)

35. Orang Beriman Pasti Akan Diuji


 أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, ‘Kami telah beriman’ sedang mereka tidak diuji lagi?. (Q.S Al-‘Ankabut: 2)

36. Derajat Orang Beriman Paling Tinggi


 وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

Jangan kamu merasa lemah dan jangan bersedih, sebab kamu paling tinggi derajatnya jika kamu beriman. (Q.S Ali Imran: 139)

37. Setelah Kesulitan pasti ada Kemudahan


 إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. (Q.S Al-Insyirah: 6)

38. Allah Tidak Menyukai Orang yang Sombong dan Membanggakan Diri


 لِكَيْلَا تَأْسَوْا عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَا آتَاكُمْ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan tidak pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai terhadap orang yang sombong dan membanggakan diri. (Q.S Al-Hadid: 23)

39. Sesungguhnya Allah Maha Adil


 مَا تَرَىٰ فِي خَلْقِ الرَّحْمَٰنِ مِنْ تَفَاوُتٍ ۖ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَىٰ مِنْ فُطُورٍ

Kamu sekali-kali tidak akan melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?. (Q.S Al-Mulk: 3)

40. Larang Menuduh dan Mengadu Domba


 وَمَنْ يَكْسِبْ خَطِيئَةً أَوْ إِثْمًا ثُمَّ يَرْمِ بِهِ بَرِيئًا فَقَدِ احْتَمَلَ بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا

Dan barangsiapa berbuat kesalahan atau dosa, kemudian dia tuduhkan kepada orang yang tidak bersalah, maka sungguh dia telah memikul suatu kebohongan dan dosa yang nyata. (Q.S An-Nisa’: 112)

41. Jangan Berbuat Kerusakan di Bumi Allah


 وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا

Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi setelah diciptakan dengan baik. (Q.S Al-A’raf: 56)

42. Allahlah yang Mendatangkan Sumber Air


 قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَصْبَحَ مَاؤُكُمْ غَوْرًا فَمَنْ يَأْتِيكُمْ بِمَاءٍ مَعِينٍ

Katakanlah, “Terangkanlah kepadaku jika sumber airmu menjadi kering, maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir bagimu?”. (Q.S Al-Mulk: 30)

43. Penyebab Kerusakan di Darat dan di Laut adalah Manusia


 ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ

Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena ulah tangan manusia. (Q.S Ar-Rum: 41)

44. Manusia Tidak Akan Bisa Lari dari Kematian


 أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكْكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ

Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkanmu, kendatipun kamu berada dalam benteng yang tinggi dan kokoh. (Q.S An-Nisa: 78)

45. Setiap yang Bernyawa Pasti Mati


 كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ

Tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. (Q.S Ali Imran: 185)

46. Madu Obat Mujarab bagi Manusia


 يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ

Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya. Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. (Q.S An-Nahl: 69)

47. Susu Hewan Merupakan Nikmat dari Allah


 وَإِنَّ لَكُمْ فِي الْأَنْعَامِ لَعِبْرَةً ۖ نُسْقِيكُمْ مِمَّا فِي بُطُونِهِ مِنْ بَيْنِ فَرْثٍ وَدَمٍ لَبَنًا خَالِصًا سَائِغًا لِلشَّارِبِينَ

Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagimu. Kami memberimu minum dari apa yang berada dalam perutnya berupa susu yang bersih. (Q.S An-Nahl: 66)

48. Jangan Mengkufuri Nikmat Allah


 أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا نَسُوقُ الْمَاءَ إِلَى الْأَرْضِ الْجُرُزِ فَنُخْرِجُ بِهِ زَرْعًا تَأْكُلُ مِنْهُ أَنْعَامُهُمْ وَأَنْفُسُهُمْ ۖ أَفَلَا يُبْصِرُونَ

Apakah mereka tidak memperhatikan bahwasanya Kami menghalau awan (yang mengandung air) ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan dengan air hujan itu berbagai tanaman yang darinya (dapat) makan binatang-binatang ternak dan mereka sendiri. Maka apakah mereka tidak memperhatikan?. (Q.S As-Sajdah: 27)

49. Sungguh Allah Telah Menunjukkan Kebesarannya


 وَتَرَى الْجِبَالَ تَحْسَبُهَا جَامِدَةً وَهِيَ تَمُرُّ مَرَّ السَّحَابِ

Dan engkau akan melihat gunung-gunung, yang engkau kira tetap berdiri di tempatnya, padahal dia berjalan seperti awan berjalan. (Q.S An-Naml: 88)

50. Allah Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang


 عَسَى اللَّهُ أَنْ يَجْعَلَ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ الَّذِينَ عَادَيْتُمْ مِنْهُمْ مَوَدَّةً ۚ وَاللَّهُ قَدِيرٌ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S Al-Mumtahanah: 7)

51. Sungguh Dunia ini Hanyalah Tempat Sendau Gurau Belaka


 وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۖ وَلَلدَّارُ الْآخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?. (Q.S Al-An’am: 32)

52. Kehidupan Akhirat Lebih Utama dan Penting


 وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi. (Q.S Al-Qashas: 77)

53. Sebaik Baik Bekal adalah Takwa


 وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ ۚ وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ

Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal. (Q.S Al-Baqarah: 197)

54. Kehidupan Dunia Sangat Menipu


 وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (Q.S Al-Hadid: 20)

55. Luruskanlah Niat Beramal Sholih hanya Karena Allah


 قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِالْأَخْسَرِينَ أَعْمَالًا الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا

Katakanlah, “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya di dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.” (Q.S Al-Kahfi: 103-104)

56. Malaikat Selalu Menjaga Kita atas Perintah Allah


 لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya di hadapan dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. (Q.S Ar-Ra’d: 11)

57. Jadilah Hamba yang Bersyukur atas Segala Nikmat


 وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu apa pun, dan Dia memberimu pendengaran, penglihatan, dan hati agar kamu bersyukur. (Q.S An-Nahl: 78)

58. Bertakwalah Sesungguhnya Allah Mengetahui Semua Perbuatanmu


 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Hai orang-orang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat) dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Q.S Al-Hasyr: 18)

59. Katakanlah Insyaallah Ketika Berjanji


 وَلَا تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَٰلِكَ غَدًا إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ ۚ وَاذْكُرْ رَبَّكَ إِذَا نَسِيتَ وَقُلْ عَسَىٰ أَنْ يَهْدِيَنِ رَبِّي لِأَقْرَبَ مِنْ هَٰذَا رَشَدًا

Jangan kamu mengatakan terhadap sesuatu, “Aku pasti melakukan itu besok pagi” kecuali dengan mengatakan, “Insyaallah”. Ingatlah kepada Tuhanmu apabila kamu lupa dan katakan, “Mudah-mudahan Tuhanku memberi petunjuk agar aku lebih dekat pada kebenaran.” (Q.S Al-Kahfi: 23-24)

60. Bergegaslah Menuju Kebaikan


 يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ (١) قُمْ فَأَنْذِرْ (٢) وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ (٣) وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ (٤) وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ (٥)

Hai orang yang berselimut! Bangunlah lalu beri peringatan! Dan agungkanlah Tuhanmu! Bersihkanlah pakaianmu dan tinggalkanlah perbuatan dosa. (Q.S Al-Muddattsir: 1-5)

61. Setan Tidak Akan Kuat Mengganggu Orang Beriman


 إِنَّهُ لَيْسَ لَهُ سُلْطَانٌ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Sungguh, setan itu tidak ada kekuasaannya atas orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhan. (Q.S An-Nahl: 99)

62. Waspadalah Tipu Daya Setan Sungguh Dahsyat


 يَعِدُهُمْ وَيُمَنِّيهِمْ ۖ وَمَا يَعِدُهُمُ الشَّيْطَانُ إِلَّا غُرُورًا

Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu hanya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka. (Q.S An-Nisa’: 120)

63. Surga Tempat Orang yang Mampu Menahan Hawa Nafsunya


 وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ

Dan adapun orang-orang yang takut pada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal mereka. (Q.S An-Nazi’at: 40-41)

64. Berlindunglah kepada Allah dari Godaan Syaithon


 وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۚ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Dan jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Q.S Al-A’raf: 200)

65. Allah Tidak Memberi Petunjuk/Hidayah bagi Orang yang Dholim


 وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِنَ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikit pun. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzalim. (Q.S Al-Qashas: 50)

66. Kebenarab Tidak Akan Mengikuti Hawa Nafsu


 وَلَوِ اتَّبَعَ الْحَقُّ أَهْوَاءَهُمْ لَفَسَدَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ وَمَنْ فِيهِنَّ

Andaikan kebenaran itu mengikuti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini. (Q.S Al-Mu’minun: 71)

67. Alquran adalah Petunjuk bagi Orang yang Bertakwa


 ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa. (Q.S Al-Baqarah: 2)

68. Berpegang Teguhlah pada Agama Allah


 وَمَنْ يَعْتَصِمْ بِاللَّهِ فَقَدْ هُدِيَ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Barangsiapa yang berpegang teguh pada (agama) Allah, maka sungguh dia diberi petunjuk kepada jalan yang lurus. (Q.S Ali Imran: 101)

69. Rasulullah adalah Teladan yang Paling Baik


 لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (balasan kebaikan) pada hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (Q.S Al-Ahzab: 21)

70. Petunjuk Allah Tidak Akan Menyesatkan Kita


 فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقَىٰ

Jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, maka ketahuilah siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, maka dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. (Q.S Taha: 123)

71. Kemenangan bagi Orang yang Bertakwa


 وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَخْشَ اللَّهَ وَيَتَّقْهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ

Siapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, serta takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, mereka itulah orang-orang yang mendapat kemenangan. (Q.S An-Nur: 52)

72. Perjuangan Rasulullah Sangat Berat


 لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri. Dia merasakan beratnya penderitaanmu dan sangat menginginkan keimanan dan keselamatan untukmu. Dia juga penyantun dan penyayang terhadap orang-orang beriman. (Q.S At-Taubah: 128)

73. Rasulullah Utusan bagi Umat Seluruh Alam


 وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. (Q.S Al-Anbiya’: 107)

74. Allah dan RasulNya bersama dengan Orang Orang yang MentaatiNya


 وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَٰئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ ۚ وَحَسُنَ أُولَٰئِكَ رَفِيقًا

Dan barangsiapa yang menaati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu para Nabi, para Shiddiqin, para Syuhada, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah sebaik-baik teman. (Q.S An-Nisa’: 69)

75. Tolonglah Agama Allah Maka Allah akan Menolongmu


 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong agama Allah, pasti Allah akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S Muhammad: 7)

76. Rasulullah Diutus untuk Membawa Berita Gambira


 وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا كَافَّةً لِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Kami tidak mengutusmu, melainkan kepada semua umat manusia sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Tetepi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (Q.S Saba’: 28)

77. Pahala yang Besar bagi Orang yang Tunduk dan Patuh kepada Allah


 وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ ۗ فَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا ۗ وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ

Dan bagi setiap umat telah kami syariatkan penyembelihan (qurban) agar mereka meyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada) Allah. (Q.S Al-Hajj: 34)

78. Pahala bagi Orang yang Hatinya Bergetar Saat Mendengar Kalam Allah


 الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَالصَّابِرِينَ عَلَىٰ مَا أَصَابَهُمْ وَالْمُقِيمِي الصَّلَاةِ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

(yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah hati mereka bergetar, orang yang sabar atas apa yang menimpa mereka, dan orang yang melaksanakan shalat, dan orang yang menginfakkan sebagian rezeki yang Kami turunkan kepada mereka. (Q.S Al-Hajj: 35)

79. Ka'bah sebagai Pusat Peribadatan


 جَعَلَ اللَّهُ الْكَعْبَةَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ قِيَامًا لِلنَّاسِ

Allah telah menjadikan Ka’bah, rumah suci itu, sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia. (Q.S Al-Maidah: 97)

80. Imbalan Orang yang Berinfaq di Jalan Allah


 مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ

Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah, seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada setiap bulir ada seratus biji. (Q.S Al-Baqarah: 261)

 إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَىٰ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ

Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka, dengan memberikan surga untuk mereka. (Q.S At-Taubah: 111)

 وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً

Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. (Q.S An-Nisa’: 100)

 وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ

Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. Dan sungguh Allah beserta orang-orang yang berbuat baik. (Q.S Al-Ankabut: 69)

 قُلْ سِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ بَدَأَ الْخَلْقَ ۚ ثُمَّ اللَّهُ يُنْشِئُ النَّشْأَةَ الْآخِرَةَ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Katakanlah, “Berjalanlah di muka bumi, dan perhatikanlah bagaimana Allah memulai penciptaan manusia dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Q.S Al-Ankabut: 20)

 فَأَيْنَمَا تُوَلُّوا فَثَمَّ وَجْهُ اللَّهِ

Ke mana pun kamu mengarah, maka di sanalah wajah Allah. (Q.S Al-Baqarah: 115)

 وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ

Berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus, yang datang dari segenap penjuru yang jauh. (Q.S Al-Hajj: 27)

 الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

Hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama bagimu. (Q.S Al-Maidah: 3)

 لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ

Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan kamulah yang akan mencapainya. (Q.S Al-Hajj: 37)

 فَمَنْ فَرَضَ فِيهِنَّ الْحَجَّ فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوقَ وَلَا جِدَالَ فِي الْحَجِّ

Barangsiapa yang menetapkan niatnya dalm bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh berkata kotor, berbuat fasik, dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. (Q.S Al-Baqarah: 197)

Alhamdulillah akhirnya selesai juga kami merangkum kata kata mutiara Al Quran yang indah dan menyejukkan hati. Kata mutiara di atas mencakup banyak hal. Bisa dijadikan motivator dalam hidup, seperti menahan hawa nafsu, arti pengorbanan, pahala sabar, arti kecintaan kita pada Rasulullah, hidayah, dapat meningkatkan kualitas iman dan sebagainya. Silakan sahabat ilmuarab memilih kata mutiara mana yang cocok untuk dijadikan motivasi dalam hidup dan permasalahan anda. Semoga artikel ini membawa berkah dana manfaat untuk kita semua. Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh. Baca juga: kata mutiara romantis dalam bahasa arab.

0 Komentar 80+ Kata Mutiara dalam Al Quran dan Artinya Sangat Menyentuh

Posting Komentar

Back To Top